Minat menjadi mahasiswa kesehatan? Kalian wajib tahu ini

Menjadi tenaga kesehatan tentunya telah menjadi pilihan yang populer untuk dipelajari bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, karena selain ilmunya menarik untuk dipelajari, kontribusi lulusan tenaga kesehatan amat dibutuhkan, sehingga lapangan kerja yang tersedia cukup luas. Ilmu kesehatan itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang pencegahan penyakit, pengurangan risiko kecelakaan di lapangan, pendidikan individu untuk kebersihan, pengorganisasian pelayanan dan perawatan kesehatan, peningkatan sanitasi, dan pengontrolan infeksi di masyarakat dengan usaha yang terorganisir untuk peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Indonesia sebagai negara berkembang, harus menghadapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan, terutama di bidang kesehatan, seperti masalah penyakit menular di masyarakat, gizi yang buruk di daerah terpencil, minimnya pengetahuan mengenai perilaku sehat, dan sistem pelayanan kesehatan yang kurang memuaskan. Masalah diatas harus diatasi dengan cara kerjasama antara pemerintah (terutama departemen kesehatan) dan masyarakat itu sendiri, serta disikapi secara sigap dan seksama. Tugas tersebut juga dilimpahkan kepada mahasiswa, apalagi mahasiswa yang menggeluti bidang kesehatan, seperti kesehatan masyarakat. Hal itu disebabkan oleh kedudukan mahasiswa sebagai masyarakat yang disiapkan untuk mempunyai kemampuan akademis dan profesional, serta dapat menerapkan mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian, sehingga mereka memikul tanggung jawab moral, sosial, dan akademik untuk membantu merubah / memecahkan masalah di lingkungannya agar terselesaikan. Karena peran tersebut, mahasiswa juga disebut agent of change (agen perubahan).

Sebagai mahasiswa kesehatan, kontribusi mereka dilibatkan dalam berbagai hal. Sebagai contoh, ada isu tentang penyakit menular yang sedang mewabah, mahasiswa harus menyebarkan ke masyarakat tentang pengetahuan penyakit tersebut, apa penyebabnya, bagaimana penyebarannya, dan cara pencegahannya, serta mengingatkan masyarakat betapa pentingnya kepedulian terhadap isu kesehatan. Selain itu,masyarakat yang tidak tahu perilaku sehat yang harus diterapkan sehari hari, walaupun kesannya sederhana/simpel, seperti cara cuci tangan yang benar atau cara membedakan sampah basah dan kering. Meskipun belum menjadi tenaga profesional, mahasiwa kesehatan masyarakat juga menjadi kader di lingkungan sekitarnya, seperti di lingkungan keluarga atau tetangganya, mereka harus memberitahu pengetahuan kesehatan yang mereka dapat dari sekolah, seperti bahaya narkoba dan rokok, tipe tipe obat terlarang secara umum, bahaya seks bebas dan penyakit AIDS, cara menjaga kesehatan /keadaan lingkungan dari penyebab penyakit, pentingnya menggunakan alat keselamatan saat kerja / bepergian, serta membantu ibu untuk mengatur gizi keluarga.

Hal hal diatas bisa dilakukan secara bertahap, bukan secara semuanya langsung. Tentunya mahasiswa kesehatan perlu membangun karakter dan menambah pengetahuan agar tidak gegabah atau sembarang bertindak. Rajin mengikuti kuliah, sering bertanya kepada dosen, dan membaca buku literatur tentu menambah pengetahuan yang amat berguna. Namun, banyak hal yang bisa dipelajari di luar kegiatan akademis, seperti mengamati lingkungan sekitar, berdiskusi dengan warga, menonton acara televisi yang bermanfaat, mengikuti isu kesehatan dan sosial yang sedang marak, serta membaca koran. Melalui kegiatan non akademis, mahasiswa kesehatan masyarakat jadi mengetahui masalah apa yang sedang terjadi, menganalisis masalah tersebut, bahkan bisa mendapatkan solusinya. Selain itu, belajar dari orang yang lebih berpengalaman, seperti senior, amat membantu. Karena dari pengalaman seseoranglah, mereka bisa belajar apa yang baik atau tidak mengenai sesuatu hal, mahasiswa juga belajar menghargai perpspektif orang yang berbeda beda, serta memberi gambaran langkah selanjutnya yang akan diambil.

Menjadi mahasiswa kesehatan masyarakat adalah hal yang menantang sekaligus tidak mudah, karena kontribusi mahasiswa kesehatan amat dibutuhkan dalam bidang sosial dan masyarakat, sehingga mereka dituntut untuk selalu mengikuti isu/perkembangan yang ada di masyarakat, menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi, berpikir kritis, serta bertindak sigap untuk menyelesaikan masalah. Selamat berjuang!

Sumber: Internet

January 22, 2018

0 responses on "Minat menjadi mahasiswa kesehatan? Kalian wajib tahu ini"

Leave a Message

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 | STIKES PELAMONIA.